Jenis lantai kayu

Bila selama ini Anda mengetahui rumah berlantai kayu hanya ada di
negara Jepang, kini tidak lagi. Bahkan di Indonesia, lantai kayu sudah
banyak diminati. Keindahan serat kayu membuat banyak orang yang tertarik
menggunakannya untuk dijadikan sebagai penutup lantai. Saat ini di
pasaran ada banyak tersedia produsen lantai kayu dari berbagai produsen.
Namun perlu kejelian dalam memilihnya, karena banyak keragaman motif,
jenis dan ukuran lantai kayu yang harus dipertimbangkan.
Di pasaran sendiri ada 3 jenis lantai kayu yaitu:
Lantai Kayu Solid
Terbuat dari kayu asli. Dulu orang mengenal bentuk lantai kayu solid
berupa potongan kayu utuh yang dipasang untuk menutup permukaan lantai.
Sekarang, lantai kayu solid sudah dibentuk menyerupai lantai kayu yang
berbentuk lembaran panel-panel dan memiliki celah yang memudahkan
pemasangannya. Sehingga Anda sendiri bisa langsung memasangnya tanpa
harus meminta tolong tenaga tukang.
Ukuran lantai kayu solid beragam. Kelebihan dari lantai kayu solid
ada di sini, yaitu setiap lembarnya bisa lebar, bisa mencapai sekitar
1,8 m sehingga cocok untuk bentangan ruang yang lebar. Selain itu,
ketebalannya lebih besar dibanding dengan jenis lantai kayu yang lain.
Rata-rata ketebalan kayu solid antara 1,5 cm sampai 2,2 cm. Selain
faktor ketebalan,

kelebihan
lain dari lantai kayu solid adalah serat kayunya yang tampak. Tetapi
ada kekurangan dari lantai kayu solid ini yaitu kayu tidak tahan
terhadap perubahan cuaca, sehingga akan mengalami muai susut jika tidak
dirawat dengan tepat sebelum dilakukan pemasangan. Karena itu perlakuan
khusus terhadap kayu harus dilakukan seperti kayu harus dioven terlebih
dahulu untuk mengurangi kadar kelembaban kayu.
Lantai kayu engineered/lantai kayu multi layer
Jenis ini hampir mirip dengan kayu solid. Hanya saja proses
pembuatannya berbeda. Kayu solid sebagai bahan baku dipotong dengan
ketebalan tertentu dan ditumpuk secara bersilangan (horizontal dan
vertikal). Setelah itu tumpukan tersebut ditekan supaya padat. Dibagian
permukaan diberi lapisan pelindung sehingga tampilannya halus dan
kotoran atau debu tidak mudah masuk kedalam pori kayu.
Lantai Kayu HDF/lantai kayu laminated
Bahan dasar utama jenis lantai kayu ini dibuat dari serbuk kayu yang
dipadatkan dengan suhu tinggi. Serbuk kayu yang dipadatkan inilah yang
disebut HDF (high density fiber). Seperti halnya lantai kayu engineered,
diatas permukaan HDF juga diberi lapisan pelindung yang fungsinya untuk
mencegah goresan.
Lapisan pelindung sendiri sebenarnya ada tingkatannya tergantung dari
ketebalan/kekerasan lapisan pelindung. Semakin tinggi tingkatannya maka
semakin tinggi lantai kayu bisa menahan goresan. Lantai kayu HDF dengan
ketebalan lapisan pelindung yang tinggi cocok digunakan untuk ruangan
yang banyak digunakan orang berjalan. Bila dilihat dari segi harga, kayu
solid lebih mahal dibading 2 jenis kayu lainnya. Sedangkan kayu
engineered harganya hampir sama dengan kayu HDF.
Agar lantai kayu tahan lama
- Sebelum lantai kayu dipasang, pasanglah terlebih dahulu plastik di
atas permukaan lantai untuk mencegah kelembaban dan masuknya rayap.
- Pada saat membersihkan, lakukan dengan menggunakan kain pel yang lembab saja. Jangan terlalu banyak air.
- Hindari terkena tumpahan air, segera bersihkan bila terkena tumpahan air.
- Pencucian dengan cairan pembersih (wax) disarankan setahun sekali
untuk menjaga lapisan permukaan cat tetap mengkilat dan tidak cepat
kusam.